PAM SULSEL DEMO TUNTUT KADIS CAPIL DAN KABID DI COPOT,ADA APA?
PERNYATAAN SIKAP
PAM.SULSEL.PERGERAKAN AKTIVIS MAHASISWA SULAWESI SELATAN Kamis 17 SEPTEMBER 2020
Lokasi Aksi; KANTOR capil .DPRD JENEPONTO Jeneponto, Provinsi Sulawesi-Selatan.
Salam sejahtera teriring do’a semoga segala aktifitas keseharian dan kejuangan kita bermanfaat bagi perbaikan dan kemajuan menjadi berkah dan dirahmati oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Saat ini, dihari Kamis, 17 SEPTEMBER 2020, bertepatan dengan hari Isu-covid 19 kami dari segenap anak rakyat Jeneponto yang tergabung dalam barisan aksi PAM SUL-SEL melangsungkan gerakan demonstrasi dalam rangka menggugat secara nurani berbagai persoalan pemerintahan daerah
Dengan penuh semangat, sebagaimana perjuangan kami dihari-hari yang kami anggap bersejarah. dihadapan harapan para pahlawan bangsa yang secara hikmad kami lantunkan diatas pangkuan ibu pertiwi, disetiap langkah-pada-setiap menti jalan juang bahwa kami akan senantiasa hadir berbakti ditengah keterbelakangan ekonomi dan keterpurukan pembangunan daerah, bahwa kami lebih berpihak pada kebenaran yang pahit-lagi-adil daripada sorak-semu yang menggembirakan-lagi-ria dan lebih memilih Bergerak dari pada Berdiam untuk berjuang mendorong terwujudnya good governance and clean sebagai bukti bakti-abdi-abadi pada segenap Jiwa Patriot Pahlawan Bangsa yang telah berupaya kuat untuk mewujudkan cita suci ‘Sang Saka Merah Putih’ abadi berkibar diatas kedaulatan pemerintahan yang kuat dan persatuan ke-makmur-an yang demokratis dan ber-Ketuhanan Yang Maha Esa.
Demi mewujudkan Jeneponto GAMMARA dan SMART, maka hari ini dibawa terang cahaya matahari kami segenap pemuda anak bangsa yang tergabung dalam barisan PERGERAKAN AKTIVIS MAHASISWA SUL-SEL melangsungkan gerakan giat damai dengan Tagline ‘GERAKAN PENUMPASAN KORUPTOR UNTUK KEADILAN’ tanda penghormatan pemuda anak rakyat yang memiliki tanggung jawab secara Kejuangan untuk mengisi kemerdekaan sebagai jelmaan penghormatan terhadap para pahlawan-pejuang-bangsa yang telah dengan bersuka rela mengorbankan segala jiwa dan raga untuk kepentingan menjaga dan mempertahankan marwah revolusi kemerdekaan.
Seiring dengan gerakan ini, ijin kami untuk menyampaikan rasa hormat dan bangga, kepada
Seiring dengan gerakan ini, ijin kami untuk menyampaikan rasa hormat dan bangga, kepada
Dengan senantiasa menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dibawa payung hukum Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Repulik Indonesia, Kami PAM.SUL-SEL menyatakan sikap, sebagai berikut:
1. Mendesak Bupati Jeneponto agar segera melakukan evaluasi ekstra terhadap kinerja Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kab.Jeneponto demi kepentingan sistem pelayanan masyarakat yang baik dan berkeadilan.
2 . Meminta kepada DPRD Jeneponto untuk segera memanggil dinas capil kabupaten jeneponto atas dugaan kuat bobroknya sistem pelayanan yang dianggap dapat nenimbulkan keresahan tertentu pada masarakat kabupaten jeneponto
3 .Mendesak kadis capil jeneponto untuk instrospeksi diri untuk segera mudur dari jabatannya karna dapat dianggap tidak mampu menperbaiki sistem pelayan, dan dipandang berseberangan dengan Etika birokrasi tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, serta posisi suami-istri yang masing memangku jabatan struktural pada OPD yang sama kami nilai berpotensi menimbulkan benturan keontingan antara kepentingan rakyat dan kepentingan keluarga.
4.Mendesak kepada Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Jeneponto untuk melakukan tranparansi dan mempertanggungjawabkan secara moral terkait hasil audit BPK RI dan INSPEKTORAT terhadap Pengelolaan Keuangan dan anggaran pada DINAS CAPIL KABUPATEN JENEPONTO
Demikian Pernyataan sikap ini, dibuat sebagai pemberitahuan untuk dapat ditindak lanjuti sebagaimana mestinya.
Demikian Pernyataan Sikap ini, dibuat untuk dan agar dapat ditindaklanjuti sebagaimana mestinya.
Koordinator Aksi Juga Menambahkan (Erwin) Bahwa Aksi kami ini adalah Untuk Menghilangkan Jalur Persekongkolan Yg memungkinkan Terjadi konspitasi Keluarga di tubuh CAPIL.
Semoga ini di perhatikan Oleh Bupati dan Juga Kemendagri untuk di tindak Lanjuti.
Penulis@Nurwhidah
Editor@Ardafa



Komentar
Posting Komentar